Dr. Saiful Bahri, Lc, M.A: MENERUSKAN TRADISI KEBAIKAN DAN KEMUDAHAN BERBUAT BAIK

Khutbah Ringkas Idul Fitri 1441 H

MENERUSKAN TRADISI KEBAIKAN DAN KEMUDAHAN BERBUAT BAIK

Disusun oleh
Dr. Saiful Bahri, Lc, M.A

Assalâmu'alaikum wa rohmatullâhi wa barokâtuh

Allahu Akbar X 9
Alhamdulillâhi Robbil ‘Âlamîn. Ash-shalâtu was-salâmu 'alan nabiyyil karîm Muhammadin wa 'alâ âlihi wa sohbihi ajma'în. Ayyuhal Muslimûn ûshîkum wa nafsi bitaqwallâh.

Qôla Ta'âla: a'ûdzu biLLâhi minasy syaithânir râjîm

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Yurîdullâhu bikumul yusro wa lâ yurîdu bikumul ‘usro wa litukmilul ‘iddata wa litukabbirullâha ‘ala mâ hadâkum wa la’allakum tasykurûn

Segala puji bagi Allah, Dzat yang maha penyayang. Shalawat beriring salam semoga tercurah kepada teladan semua manusia, Nabi Muhammad SAW.

Istri, putra putriku, orang-orang yang kucintai

Kita telah melalui Bulan suci Ramadan tahun ini dalam kondisi yang tidak seperti biasanya. Pandemi global Covid19 turut menyambangi negeri kita. Tapi kita jangan pernah mengentikan syukur kepada Allah yang selalu membersamai kita. Kita berdoa semoga saudara-saudara kita yang sakit Allah berikan kesembuhan.

Di bulan Ramadan kita dimudahkan Allah berada dalam ketaatan. Ringan dalam berpuasa, menekuri mushaf al-Quran, shalat berjamaah di rumah, sahur dan buka bersama. Bahkan masih bisa berbagi dengan segala keterbatasan dan di tengah kesulitan. Itu semua adalah karunia Allah yang luar biasa.

Dalam Surah al-Baqarah ayat 185 yang tadi dibaca Allah menjelaskan bahwa Dia memang menginginkan kemudahan terhadap kita. Dimudahkan dalam ketaatan. Dimudahkan, diberi keringanan-keringanan.

 

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ

Yurîdullahu bikumul yusro

"Allah menginginkan kemudahan bagimu"

Maka marilah kita teruskan tradisi kebaikan dan kemudahan berbuat baik ini di bulan-bulan berikutnya.

Berikutnya, Allah berpesan agar kita agungkan selalu Allah yang Mahabesar, sebagaimana yang kita lakukan dalam shalat. Bertakbir dalam setiap pergerakan shalat kita. Agar kita terus ingat dan mengagungkan Allah dalam setiap nafas dan gerak hidup kita. Karena Allah membersamai kita kapan pun, dan dalam situasi apapun.

وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ

Wa li tukabbirullâha ‘ala mâ hadâkum

“dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu”

Berikutnya, Allah menginginkan kita agar selalu menjadi hamba-Nya yang bersyukur.

وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Wa la’allakum tasykurûn

“Dan supaya kalian bersyukur”

Maka kita harus pandai dan ringan berterima kasih dalam mengapresiasi orang. Lapang dalam memaafkan serta tak gengsi dalam meminta maaf atas kekhilafan.

Dengan tiga hal ini: 1) Kemudahan dalam ketaatan, 2) Mengagungkan Allah dalam segala situasi, 3) Selalu bersyukur, mari kita lanjutkan tradisi ini di bulan-bulan mendatang

Bârokallâhu fîkum jamî’an.

(Duduk diantara dua khutbah)

Allahu Akbar X 7
Alhamdulillâh. Ash-sholâtu was salâmu 'ala Rasulillah. Wa ba’du

Istriku dan Putra Putriku yang tercinta.

Teruslah bertakwa, agar Allah meridhai kita. Agar Allah kekalkan cinta di antara kita. Agar Allah makin menyayangi kita dan kumpulkan kita kembali kelak dalam surga khuldi-Nya.
Kita berdoa, agar Allah segera mengangkat wabah ini. Sehingga kita bisa kembali memakmurkan masjid dan mushola. Agar kita semarakkan kembali majelis-majelis ilmu. Agar kita bisa kembali bersua dan bersilaturrahim. Menyambung tali kasih dan cinta dengan banyak saudara.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Innallâha wa malâ`ikatahû yushallûna ‘alan nabiy, yâ ayyuhalladzîna `âmanû shollû ‘alaihi wa sallimû taslîmâ
 
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ‘âlihi wa shohbihî wa jamî’il muslimîn

Astaghfirullahal 'Adziim. Astaghfirullahal 'Adziim. Astaghfirullahal 'Adziim
Allhumaghfir lijamî’il muslimîn

Ya Allah yang Maha Penyayang. Berkahilah keluarga kami, ilmu dan amal kami, rizki dan karunia yang Allah berikan.

Ya Allah yang Maha Pengampun. Ampunilah kami atas segala keterbatasan kami dalam bersyukur dan menjalankan perintah-Mu serta dalam berbagi dengan saudara-saudara kami.

Ya Allah yang Maha Kuasa. Angkatlah wabah penyakit ini, agar kami bisa kembali bersujud dan bersimpuh di masjid-masjid-Mu. Menemui saudara-saudara kami dalam majelis ilmu dan silaturahim.

Robbanâ âtinâ fiddunyâ hasanah wa fil âkhirati hasanah wa qinâ ‘adzâbannâr

Wassalamu 'alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh

Jakarta, 20.05.2020
Dr. Saiful Bahri, Lc. MA

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.